Yayasan Thoriqul A’la Resmikan Panti Asuhan di Jombang, Santunan Jadi Wujud Kepedulian Sosial

Pendidikan11 Dilihat

JOMBANG, Jogojatim. com – Kepedulian terhadap sesama menjadi semangat di balik peresmian Panti Asuhan Yayasan Thoriqul A’la yang dirangkai dengan kegiatan santunan di Dusun Randulawang, Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Rabu (28/10/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh agama, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.

 

Hadir di antaranya Kapolsek Diwek beserta jajaran, perwakilan Koramil Diwek, KH Hamdi Soleh selaku perwakilan PBNU Kecamatan Diwek, dan perangkat Desa Bandung.

Peresmian ini menandai langkah Yayasan Thoriqul A’la dalam memperkuat peran sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.

 

Keberadaan panti asuhan diharapkan menjadi ruang pengabdian yang mampu memberikan perhatian, pendampingan, dan dukungan bagi anak-anak yang membutuhkan, sekaligus membuka peluang bagi mereka untuk menatap masa depan yang lebih baik.

Ketua Yayasan Thoriqul A’la, Gus Anwar Kholili, mengemban peran penting dalam pengembangan lembaga yang berlokasi di Dusun Randulawang tersebut.

 

Kehadiran yayasan diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga berkembang sebagai wadah pelayanan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sinergi Masyarakat Jadi Kekuatan
Kehadiran unsur TNI-Polri, tokoh agama, pemerintah desa, dan masyarakat dalam peresmian tersebut mencerminkan pentingnya kebersamaan dalam mendukung kegiatan sosial.

 

Kolaborasi lintas elemen menjadi salah satu modal untuk menjaga keberlangsungan program yayasan sekaligus memperluas jangkauan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.

Di tengah berbagai persoalan sosial, keberadaan lembaga pengasuhan anak memiliki arti penting. Selain membutuhkan tempat tinggal dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari, anak-anak juga memerlukan perhatian, pendampingan, pendidikan, serta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka.

Karena itu, keberlangsungan panti asuhan tidak hanya bergantung pada pengurus yayasan, tetapi juga memerlukan dukungan masyarakat dan berbagai pihak terkait.

 

Partisipasi bersama diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program santunan maupun kegiatan sosial lainnya secara berkelanjutan.

Peresmian Panti Asuhan Yayasan Thoriqul A’la pun diharapkan menjadi awal dari pengabdian yang lebih luas di bidang kemanusiaan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial, khususnya di Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.
Lebih dari sebuah seremoni, momentum ini menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial membutuhkan tindakan nyata dan keterlibatan bersama.

 

Dengan semangat gotong royong, Yayasan Thoriqul A’la diharapkan terus tumbuh menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih peduli, inklusif, dan berkeadilan.

(Ainun/prz/red)