Surabaya, Jogojatim.com – Tidak semua pahlawan mengenakan seragam. Ada yang cukup duduk beberapa menit, merelakan darahnya mengalir, lalu pulang dengan membawa harapan bahwa darah tersebut akan membantu menyelamatkan nyawa orang lain.
Semangat itulah yang terlihat dalam kegiatan donor darah yang digelar PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) bersama YBM PLN UIP JBTB di Ruang Boiler PLN UIP JBTB, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 sekaligus Milad YBM PLN ke-20. PLN UIP JBTB dan YBM PLN menggandeng Unit Donor Darah PMI Kota Surabaya untuk mengajak insan PLN, masyarakat, hingga mitra binaan UMKM ikut mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Mengusung semangat “Jadikan Pahlawan Kebaikan, Tulus Berbagi Negeri”, donor darah kali ini tidak sekadar menjadi agenda peringatan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama.
Antusiasme peserta terlihat sejak proses pendaftaran hingga pemeriksaan kesehatan. Ratusan peserta datang untuk mendonorkan darah. Sebagian dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darahnya. Sebagian lainnya harus menunda karena kondisi kesehatan belum memungkinkan.
Namun, kegagalan melewati pemeriksaan bukan berarti mengurangi semangat berbagi. Para peserta tetap mengapresiasi kesempatan untuk ikut ambil bagian dalam kegiatan sosial tersebut.
Manager K3 sekaligus Ketua YBM PLN UIP JBTB Gesmulyadi Qodri menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi.
“Apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh peserta yang mendonorkan darahnya. Ini merupakan kegiatan positif yang bisa dirutinkan beberapa bulan sekali. Semoga kepedulian kita semua menjadikan pahlawan kebaikan dan memberikan keberkahan bagi semuanya,” ujarnya.
Menurut Gesmulyadi Qodri, donor darah merupakan kegiatan sederhana yang memiliki manfaat besar. Karena itu, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari kepedulian sosial insan PLN.
Peserta donor darah tidak hanya berasal dari internal PLN. Masyarakat di sekitar kawasan Ketintang serta mitra binaan UMKM YBM PLN turut hadir dan berpartisipasi.
Salah seorang peserta mengaku bahagia karena akhirnya berhasil mendonorkan darah setelah beberapa kali sebelumnya gagal akibat kadar hemoglobin (HB) yang belum memenuhi persyaratan.
“Alhamdulillah saya sangat senang sekali bisa lolos donor darah hari ini. Sebelumnya beberapa kali mencoba selalu gagal karena kekurangan HB. Semoga apa yang saya donorkan menjadi bermanfaat untuk saudara kita yang membutuhkan,” ungkapnya.
Kegiatan donor darah ini juga menjadi bagian dari refleksi perjalanan YBM PLN yang memasuki usia ke-20 tahun. Dua dekade perjalanan tersebut menjadi momentum untuk terus memperkuat peran YBM PLN dalam mengelola zakat dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial terus dilakukan, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga kemanusiaan. Semangat tersebut sejalan dengan nilai kepedulian yang juga menjadi bagian dari peringatan HLN.
Sementara HLN ke-81 menjadi momentum bagi insan ketenagalistrikan untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi negeri. Jika listrik menjadi energi yang menerangi kehidupan, kepedulian sosial menjadi energi lain yang menguatkan kehidupan masyarakat.
Melalui donor darah, PLN UIP JBTB bersama YBM PLN menunjukkan bahwa semangat menerangi negeri tidak berhenti pada penyediaan listrik. Kepedulian terhadap sesama juga menjadi bagian dari pengabdian.
Sebab, bagi mereka yang membutuhkan, setetes darah yang diberikan hari ini bisa menjadi harapan untuk kehidupan esok hari. (@dex)

























