SURABAYA, Jogojatim.com — Menjaga garis depan perang melawan narkotika bukan sekadar soal keberanian di lapangan. Ia juga soal menjaga diri sendiri supaya tetap kuat, dan sehat agar mampu melindungi orang lain. Itulah prinsip yang dipegang teguh oleh AKP Adik Agus Putrawan, S.H., M.H., Kasat Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Sabtu, 19/9/ 2026
Di tengah jadwal yang padat dan tekanan yang tak kunjung surut, sosok yang memimpin jajaran pemberantasan narkoba ini dikenal tak pernah absen menjaga kebugaran. Baginya, olahraga bukan sekadar keringat yang menetes melainkan bahan bakar untuk tetap teguh di pos terdepan.
“Amanah yang saya emban sangat berat. Di lapangan banyak rintangan yang harus dihadapi. Tetapi semuanya harus dijalani dengan penuh tanggung jawab dan semangat,” ujar AKP Adik Agus Putrawan.
Bagi Adik Agus, narkotika adalah musuh nyata masa depan bangsa. Ancaman ini tak hanya menghancurkan individu, tetapi meruntuhkan fondasi generasi muda penerus yang seharusnya membawa bangsa ke depan. Karena itu, tugasnya bukan sekadar menangkap pelaku, melainkan menyelamatkan masyarakat.
Namun, ia sadar: satu orang tak akan cukup. Keberhasilan memberantas peredaran narkotika butuh satu suara, sinergi yang kokoh antara aparat, institusi, dan seluruh elemen masyarakat.
“Keberhasilan menjaga keamanan dan memberantas narkotika tidak bisa dilakukan sendirian. Sinergi antara pimpinan, anggota, dan masyarakat adalah kunci menciptakan lingkungan yang aman, sekaligus melindungi generasi muda dari jerat bahaya narkoba,” tegasnya.
Disiplin yang terlatih di lapangan olahraga tercermin pula dalam kepemimpinannya. Adik Agus terus mendorong seluruh jajarannya bekerja secara profesional, tegas, dan bertanggung jawab. Bagi dirinya, menjaga generasi muda dari narkoba adalah tanggung jawab bersama — yang tak boleh terhenti, dan harus dijalani secara nyata, hari demi hari.
Semangat yang tak padam, tubuh yang tetap bugar, dan tujuan yang jelas: itulah modal utama AKP Adik Agus Putrawan dalam menjaga gerbang utama pelabuhan sekaligus masa depan bangsa dari bahaya narkotika. @Red
























